0


Bicara tentang cinta adalah bicara tentang salah satu nikmat kehidupan, yaitu nikmatnya mencintai dan dicintai. Islam sebagai agama yang paling sempurna telah mengatur segalanya tentang percintaan, seperti tercantum dalam beberapa hadist tentang cinta.
Kita tahu bahwa tuntunan hidup kita di dunia ini ada tiga, yaitu Al-Qur’an, hadist, dan ijtihad. Selain di dalam Al-Qur’an, peraturan dan adab cinta dalam Islam telah diajarkan oleh Rasulullah. Berikut adalah beberapa dari sekian banyak hadit tentang cinta yang diberikan Nabi Muhammad SAW.
Rasulullah SAW bersabda: Cintailah kekasihmu sewajarnya karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kamu benci. Bencilah sewajarnya karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi kekasihmu. (HR. Al-Tarmidzi)
Sesungguhnya orang-orang yang saling mencintai, kamar-kamarnya di surga nanti terlihat seperti bintang yang muncul dari timur dan bintang barat yang berpijar. Lalu ada yang bertanya, “Siapa mereka itu?”. Mereka adalah orang-orang yang mencintai karena Allah SWT. (HR. Ahmad)
Perumpamaan orang-orang beriman dalam rasa saling mencintai, saling mengasihi, saling berkasih sayang adalah seperti satu tubuh yang ketika satu anggota tubuh itu ada yang mengeluh, maka seluruh tubuh merasa mengadu dengan terus terjaga tidak bisa tidur dan merasa panas. (HR. Muslim)
Itulah tiga hadist tentang cinta yang sangatlah indah. Berikut hadist tentang cinta lainnya.
Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, kalian tidak akan masuk surga sebelum kalian beriman. Kalian tidak akan beriman sebelum kalian saling mencintai. Tidakkah aku tunjukkan kepada kalian mengenai sesuatu yang ketika kalian melakukannya, maka kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian. (HR. Muslim)
Dari Rasulullah SAW yang bersabda dalam satu doanya, “Ya Allah, berilah aku rezeki cinta-Mu dan cinta orang yang bermanfaat buat ku cintai di sisi-Mu. Ya Allah segala yang Engkau rezekikan untukku di antara yang aku cintai, jadikanlah itu sebagai kekuatan untuk mendapatkan yang Engkau cintai., jadikan itu kebebasan dalam segala hal yang Engkau cintai. “HR. Al-Tardmizi)
Sebenarnya masih banyak lagi hadit tentang cinta yang bisa jadi rujukan kita dalam mengarungi kehidupan mencintai dan dicintai di dunia ini. Hadist tentang cinta ini tidak hanya sebatas cinta kepada lawan jenis, tetapi juga cinta kepada sesama manusia atas dasar Allah SWT. Indahnya cinta dalam Islam.

Dikirim pada 31 Desember 2011 di Cinta


Meningkat umur diperjalanan ini, semakin dewasa pemikiran dan perasaan. Sungguh, kehadiran cinta menggetarkan jiwa dan rasa. Tanpa perlu belajar, tidak perlu merujuk nota…hadirnya tidak di undang, tetap melawat dan mendiam di hati insan.
Manusia sering menyebut tentang cinta pada hamba-hambaNya. Ternyata kita sering lupa hakikat cinta sebenar hanya untukNya. Rindu dan kasih sayang anugerahNya untuk kita belajar mencintaNya melebihi segalanya. Allah tidak pernah melarang hambaNya berkasih sayang. Justru, rasa cinta itu sendiri adalah takdirNya.
Maha Mengetahuinya Dia akan hati hambaNya. Setiap jiwa memiliki perasaan untuk dicintai dan mencinta, maka Dia menyediakan jalan yang terbaik untuk hambaNya. Berkahwinlah karenaNya, mencintailah karenaNya, bertemu dan berpisah jua karenaNya,hanya untukNya. Terlalu sayangnya Dia pada hambaNya, sentiasa memberikan kita jalan yg terindah. Dia mengetahui fitrah yang membalut setiap manusia. Namun, berapa ramai yg menghayati anugerahNya. Cinta nafsu yang memerangkap jiwa remaja, padahal telah Allah memberikan peringatan demi peringatan, namun teruna dan dara terus terbelit dan terkandas dalam cinta yang dianggap indah namun rupanya bersulam nafsu semata-mata.
“ Cinta yang membuah ranum di dasar hati,
Menciptakan kemanisan pada jiwa setiap insan yang merasa,
Namun tanpa baja..tanpa dijaga,
Akar yang kukuh juga bisa rapuh,
Andai batang yang tebal jua menyembah bumi,
Manakan ranting dan dahan ingin berpaut,
Andaikan bunga yang indah berguguran sblm kembang,
Manakan buah hendak masak memerah”
Bagitulah halnya tentang cinta ini, andai perasaan yang terpendam diresapikan nafsu bukannya iman, rusaklah perasaan, tumbuhnya sekadar mngundang serangga perosak. Buahnya meranum namun rasanya pahit. Akhirnya dibiar mati tidak dipeduli.
Sabda Rasulullah saw:
“Bahwasanya di dalam jasad anak Adam ada seketul daging. Apabila baik daging itu, baiklah seluruh anggotanya. Sebaliknya, jika jahat daging itu, jahatlah seluruh anggotanya. Ketahuilah daging itu ialah hati.”
Riwayat Al-Bukhari
Jangan menghantar hatimu menuju kehancuran, kerana terlalu cintakan dunia dan manusia, akan memakan jiwa. Manakan bisa seorang hamba mengharap pada hamba yang lain, sedangkan hamba yang lain jua mengharap pada Pencipta yang satu. Sekeping hati yang dimiliki setiap jasad ini boleh berubah bila-bila masa sahaja kehendak dan kemahuannya. Sungguh rapuh.
Hari ini berbicara cinta, hari esok tiada rasa. Hari ini, berjanji setia..hari esok tiada suara. Hari ini dia milikmu, hari ini esok belum tentu. Siapa kita untuk mengatur sekeping hati, mengatur jalan kaki sendiri ke arah yang benar pun ramai yang tidak pasti.
Semua orang ingin dicintai, tambahan pula bila dicintai oleh insan yang mereka cintai. Apabila cinta tidak kesampaian, ramai yang merajuk hati hingga ada insan yang lebih memilih mati hanya kerana disingkir cinta. Alangkah ruginya titisan air mata dilepaskan untuk cinta manusia yang hidupnya hanya sementara.
Sedangkan tidak ramai yang sanggup bergenang air mata menghayati anugerah Dia. Tidak banyak pula yang mensyukuri nikmatNya. Berapa ramai yang sedar bahawa takdirnya adalah terbaik untuk setiap hambaNya. Percayalah bahwasanya Dia lebih mengenali hati hambaNya. Masakan Allah yang maha Penyayang bersikap zalim. Dia maha mengetahui segala sesuatu baik yang nyata mahupun tersembunyi.
“ Mencintai tidak berarti memiliki..
Siapa berhak melunakkan sekeping hati selain Dia,
Mencintai seseorang bermakna kamu perlu bersedia menerima,
Segala kesudahan rasa,
Mencintailah karenaNya dan kamu akan merasakan lezatnya cinta,
Tiada jiwa terluka..tiada hati tersiksa,
Karena insan percaya, takdirNya terindah dari segala peristiwa,
Karena kita percaya, Dia menentukan segalanya.
Jodohnya manusia ada ditanganNya.
Saudaraku tercinta,
Andai kehendak hati terhenti,
Percayalah, Dia sedang mengaturkan sesuatu yang lebih baik lagi,
Cinta yang membuatkan mu tidak lena,
Menjadikan harimu terganggu setiap masa,
Bukannya itu cinta yang diharapkan,
Itu hanya perasaan yang hanya mengundang tekanan,
Cinta sesungguhnya apabila kamu mencinta karenaNya,
Ridha dengan takdirNya,
Menerima suratan dengan siapa kamu dipertemukan,
Mensyukuri pertemuan jodohmu walau bukan dengan insan idaman,
Asalkan si dia mencintai Tuhan,
Kita kan terus mencintainya tanpa alasan.
Mengapa dicari secantik Balqis, andai diri tidak sehebat Sulaiman..Mengapa mengharap teman setampan Yusuf jika kasih tidak setulus Zulaikha..Mengapa mengharap teman seteguh Ibrahim andai diri tidak sehebat Siti Hajar..Mengapa didambakan teman sehidup yang sempurna Muhammad jika ada keburukan pada diri sendiri..Bimbinglah dirinya dan terimalah kekurangan itu sebagai keunikan..Carilah kebaikan itu pada dirinya. Bersyukurlah karena dipertemukan dengannya dan berdoalah dia milikmu…
“Aku mencintaimu kerana AGAMA yang ada padamu, Jika kau hilangkan AGAMA dalam dirimu, hilanglah CINTAku padamu..” (Imam Nawawi )
Saudaraku tersayang,
Orang yang wujud dihatinya akan suatu rasa mencintai Allah melebihi segala apa yang ada di langit dan dibumi, niscaya tiada duka buatnya. Allah akan memenuhi rindu dihatinya, tiada lagi rindunya buat duniawi yang akan binasa. Seseorang pecinta akan selalu berfikir dan menyebut insan yang dicintai, ibaratnya tak mati di hati, tak lekang di bibir. Demikian jualah cinta untuk Illahi, persiapkan lisan untuk selalu menyebut indah namaNya, sediakan hati untuk selalu mengingatkanNya, dan jadilah insan yang paling bahagia dalam ridhaNya.
Hadis Qudsi:
Allah swt berfirman: “Aku menurut sangkaan hamba kepada-Ku, dan Aku bersamanya apabila dia ingat kepada-Ku. Jika dia ingat kepada-Ku dan dalam dirinya maka Aku mengingatnya dalam diri-Ku. Jika dia ingat kepada-Ku dalam kelompok orang-orang yang lebih baik dari kelompok mereka. Jika dia mendekat kepada-Ku sejengkal maka Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika dia mendekat kepada-Ku sehasta maka Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika dia datang kepada-Ku dengan berjalan maka Aku datang kepadanya dengan berlari-lari kecil.” (Sahih Bukhari)
Amin.
Sumber: akuislam.com

Dikirim pada 17 Desember 2011 di Cinta


Ya Allah, jika aku jatuh cinta,
Cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu,
agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta,
jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Ya Allah, jika aku jatuh hati,
izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu,
agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati,
jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling dari hati-Mu.

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu,
rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.

Ya Allah, jika aku rindu,
jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan surga-Mu.

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,
jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.

Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu,
jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu.
Ya Allah, Kukuhkanlah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan Nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.

(As-Syahid Syed Qutb)

Dikirim pada 19 November 2011 di Cinta


Pernahkah hatimu merasakan kekuatan mencintai.
Kamu tersenyum meski hatimu terluka karena yakin ia milikmu,
Kamu menangis kala bahagia bersama karena yakin ia cintamu.
Cinta melukis bahagia, sedih, sakit hati, cemburu, berduka.
Dan hatimu tetap diwarnai mencintai, itulah dalamnya cinta.

Pernahkah cinta memerahkan hati membutakan mata.
Kepekatannya menutup mata hatimu memabukkanmu sesaat di nirwana.
Dan kau tak bisa beralih dipeluk merdunya nyanyian bahagia semu.
Padahal sesungguhnya hanya kehampaan yang mengisi sisi gelap hatimu.
Itulah cinta karena manusia yang dibutakan nafsunya.

Cinta adalah pesan agung Allah pada umat manusia.
DitulisNya ketika mencipta makhluk-makhlukNYA di atas Arsy.
Cinta dengan ketulusan hati mengalahkan amarah.
Menuju kepatuhan pengabdian kepada Allah dan Rasulnya.
Dan saat pena cinta Allah mewarnai melukis hatimu,
satu jam bersama serasa satu menit saja.

Ketika engkau memiliki cinta yang diajarkan Allah.
Kekasih menjadi lentera hati menerangi jalan menuju Illahi.
Membawa ketundukan tulus pengabdian kepada Allah dan RasulNya.
Namun saat cinta di hatimu dikendalikan dorongan nafsu manusia.
Alirannya memekatkan darahmu membutakan mata hati dari kebenaran.

Saat kamu merasakan agungnya cinta yang diajarkan Allah.
Kekasih menjadi pembuktian pengabdian cinta tulusmu.
Memelukmu dalam ibadah menuju samudra kekal kehidupan tanpa batas.
Menjadi media amaliyah dan ketundukan tulus pengabdian kepada Allah.
Itulah cinta yang melukis hati mewarnai kebahagiaan hakiki.

Agungnya kepatuhan cinta Allah bisa ditemukan dikehidupan alam semesta.
Seperti thawafnya gugusan bintang, bulan, bumi dan matahari pada sumbunya.
Tak sedetikpun bergeser dari porosnya, keharmonisan berujung pada keabadian.
Keharmonisan pada keabadian melalui kekasih yang mencintai.
Karena Allah adalah kekasih Zat yang abadi.

Cintailah kekasihmu setulusnya maka Allah akan mencintaimu.
Karena Allah mengajarkan cinta tulus dan agung.
Cinta yang mengalahkan Amarah menebarkan keharmonisan.
Seperti ikhlas dan tulusnya cinta Rasul mengabdi pada Illahi.
Itulah cinta tertinggi menuju kebahagiaan hakiki.

Dikirim pada 12 November 2011 di Cinta
Awal « 3 4 5 6 » Akhir
Profile

Aku hanyalah orang biasa,. sederhana dan apa adanya,. More About me

Page



    Flag Counter
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 4.654.739 kali


connect with ABATASA